Mantan Kades Akui di Tahun 2012 Terdapat 42 Persil Sertifikat PRONA PTSL di Desa Taba Padang R.

 

Bintang.Media Argamakmur – Dugaan penahanan sertifikat PRONA di desa Taba Padang R kecamatan Hulu palik kabupaten Bengkulu Utara oleh mantan Kades Erawanto sepertinya akan berbuntut panjang, pasalnya terkuaknya masalah ini membuat mantan Kades Erawanto sibuk membagikan sisa sertifikat PRONA langsung kerumah warga dan rumah Kepala desa Taba Padang R (Salihin). Sehingga menimbulkan tanda tanya, ada apa dengan PRONA yang sudah hampir sepuluh tahun di rumah mantan Kades tersebut, dengan adanya pemberitaan di media yang membuat masalah inipun terkuak ke publik ungkap warga desa Taba Padang R kecamatan hulu palik kabupaten Bengkulu Utara (red. Rozi.HR). Kepada awak media saat mengunjungi kantor Bintang.media pada pagi Sabtu 18/06/2023.

Hal ini sangat disayangkan oleh Rozi selaku masyarakat Desa Taba Padang R.
“Saya sangat menyayangkan sikap mantan Kades Erawanto sebagai pemimpin yang seharusnya menjadi panutan di kalangan masyarakat, malah membuat ulah yang tidak sewajarnya di dapatkan oleh masyarakat. Kalaupun misalnya sertifikat itu harus di tekankan dengan biaya, itupun jika yang mampu, karena sertifikat PRONA itu jelas bertujuan untuk masyarakat yang tidak mampu agar mendapat kekuatan hukum hak atas tanah dan bangunan milik masyarakat” ucap Rozi.

Hasil konfirmasi awak media Bintang.Media terhadap mantan Kades Erawanto di kediaman kades Taba Padang R pada hari Sabtu pukul 12.00 WIB, Erawanto tidak membantah bahwa ada 3 Persil Sertifikat yang barusan di bagikan.
Menurut keterangan Erawanto di tahun 2012 itu ada 42 Persil, dan yang sudah kita berikan kepada masyarakat yang berhak sebanyak 39 Persil, sedangkan sisanya baru saya bagikan kemaren.

“Betul pak memang baru kemaren saya bagikan, sebab selama ini masih ada yg belum mengambil, walau sudah sering saya sampaikan untuk mengambil sertifikat di rumahnya” kata Erawanto

Lebih lanjut Erawanto mengatakan bahwa masyarakat penerima sertifikat tersebut mengulur-ngulur waktu untuk mengambilnya dikarenakan masih belum menggunakan sertifikatnya dalam waktu dekat.

“Seperti itulah pak ceritanya maka dari itu sertifikat itu belum saya bagikan sisahnya” tutup Erawanto

Disisi lain mayrakat menyampaikan dengan wartawan media ini bahwa di
Tanggal 15 Juni warga datangi rumah Erawanto membawak uang tebusan dengan harapan dapat membawak sertifikat prona pulang ke rumah, namun kades Erawanto beralasan, kalau sertifikat itu akan di antar ke rumah,

Selang beberapa jam, setelah berita beredar di kalangan masyarakat, warga datangi rumah Erawanto dikarenakan mendadak dapat panggilan ke rumah kades aktif salihin dan langsung menerima sertifikat tanpa lagi di beban dengan biaya tebusan (gratis).(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bupati Ikuti Senam Dalam Rangkah HUT PGRI ke 77 Dan HGN ke 28 Di Kecamatan Kerkap BU

Bintang.MediaArgamakmur – Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, menghadiri kegiatan Hari Guru ...