Rehabilitasi Jembatan Gantung Talang Ginting Diduga Menyalahi Aturan

 

BINTANG.MEDIA BENGKULU UTARA –Pelaksanaan rehabilitasi jembatan gantung Desa Talang Ginting diduga menyalahi aturan. Berdasarkan papan nama proyek pekerjaan seharusnya pekerjaan dilaksanakan TPK atau dengan sistem swakelola. Namun dalam pelaksanaannya diduga pekerjaan dipihak-ketigakan atau diserahkan kepada pemborong.

Informasi diterima wartawan, hingga saat ini belum ada masyarakat sekitar yang diajak dalam kegiatan tersebut. Sementara pekerjaan sudah berjalan hampir 50 persek, bahkan sebagian lantai jembatan sudah dilakukan pergantian.

“Kalau pekerja dari desa, sampai saat ini belum ada masyarakat yang diajak kerja pak,” ungkap salah seorang anggota BPD setempat yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Selain itu, lanjut dia, jika dilihat dari nominal anggaran juga tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan. “Kita lihat dari bahan aja kayak ga masuk akal dengan jumlah dana pak,” ungkapnya lagi.

Ketika hendak dikonfirmasi terkait dugaan ini, Kepala Desa Talang Ginting tidak menjawab pesan whatssap yang dikirimkan wartawan.

Untuk diketahui, berdasarkan papan nama proyek atau papan merek, rehabilitasi jembatan gantung Desa Talang Ginting ini bersumber dari dana desa tahun 2022. Dengan jumlah anggaran sebesar Rp 108.653.800 dan volume pekerjaan 24 meter. Dipapan merek ini jelas terlihat jika pelaksana kegiatan dilakukan oleh TPK atau dengan sistem swakelola yakni pemberdayaan masyarakat setempat. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bupati Ikuti Senam Dalam Rangkah HUT PGRI ke 77 Dan HGN ke 28 Di Kecamatan Kerkap BU

Bintang.MediaArgamakmur – Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, menghadiri kegiatan Hari Guru ...