Gelar Rapat, Pansus Raperda DPRD BU Bahas Perubahan Atas Perda 14 Tahun 2016

bint4ng.medi4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), gelar Rapat Pansus Raperta dengan agenda Perubahan Atas Peraturan Daerah nomor 14 Tahun 2016, tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara bersama pihak Eksekutif, bertempat diruang rapat DPRD setempat, Jum’at (13/11/2020).

Rapat, dipimpin oleh Ketua Pansus Raperda, Tommy Sitompul, dengan didampingi segenap anggota lainnya, Agus Riadi, Salamun, Hotman Sihombing, dan Sudarman.

Dalam rapat, dibahas tentang beberapa perubahan atas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bengkulu Utara, diantaranya yaitu perubahan atas Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD), yang akan berubah menjadi Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD), serta Badan Penelitian Dan Pengembangan (Balitbang), yang akan dilebur menjadi satu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian, khusus untuk status Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol), akan menjadi Badan, termasuk juga pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), yang akan dihilangkan kata ‘Daerah’nya,

“Untuk BPKAD itu, kata “Pengelola” tidak digunakan lagi. Kata pengelola ini digunakan jika 2 OPD yakni BPKAD dan BAPENDA masih tergabung. Inikan sudah berdiri masing-masing. Kemudian juga, didalam Perda nomor 14 tahun 2016, BKPSDMD masih menggunakan kata “Daerah” jadi kita sesuaikan menjadi BKPSDM saja. Lalu ada perubahan status Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi badan. Perubahan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2019. Kemudian untuk Badan Penelitian Dan Pengembangan (Balitbang) akan bergabung ke BAPPEDA,” jelas Ketua Pansus, Tommy Sitompul. {ADV}.

{*}.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menyebarkan Video Asusila Di Grup WA, FEP Terjerat UU ITE

  Bintang.Media Bengkulu- Terkait kasus penyebaran video asusila pria berinisial FEP kini ...